Interupsi Eksternal

Kamis, 17 Oktober 2013
Posted by Yohanes MotoVlog
TUJUAN :

1.  Mampu membuat program untuk penggunaan fitur interupsi eksternal.
2.  Memahami perbedaan mode interupsi eksternal (falling,rising,dan any change).

PERALATAN :

1.  Komputer                         : 1set
2.  Arduino Uno                     : 1 pcs
3.  Project board                    : 1 pcs
4.  Kabel jumper                    : 1 pcs
5.  Switch pushbutton            : 2 pcs
6.  LCD                                : 1 pcs
7.  Potensiometer 10K            : 1 pcs

PERCOBAAN :

4.1 Interupsi Eksternal dengan Mode

Pada percobaan  kali ini akan dibuat program untuk memahami penggunaan interupsi eksternal dengan mode falling.dua buah switch akan di hubungkan pada pin interupsi eksternal 0 (INT0) dan interupsi eksternal 1 (INT1).penekanan switch akan menginterupsi program utama (yang berada pada fungsi loop) dan memaksa untuk menjalankan rutin interupsi yang telah dideskripsikan pada program.

Prosedur :

                1.      Rangkailah rangkaian pada Gambar 




PERPERAL MASUKAN ANALOG

Kamis, 10 Oktober 2013
Posted by Yohanes MotoVlog


TUJUAN :
1.      Mampu membuat program untuk mengakses periperal masukan analog dengan
tegangan referensi internal, vcc, dan eksternal
2.      Mampu memahami pengaruh nilai tegangan referensi terhadap hasil konversi
Digital Converter(ADC
3.      Mampu membuat program untuk mengakses fitur analog  komparator pada
mikrokontroler.
PERALATAN :
1.      Komputer                    : 1 set
2.      Arduino Uno               : 1 pcs
3.      Kabel USB tipe B       : 1 pcs
4.      Project board               : 1 pcs
5.      Kabel jumper               : 1 set
6.      Potensiometer 10K     : 3 pcs
7.      LCD 2x16                   : 1 pcs
PERCOBAAN :
3.1  Analog Input dengan Tegangan Referensi Internal

Pada percobaan  kali ini akan dibuat program untuk mengkonversi nilai tegangan  analog dari potensiometer menjadi nila digital. Data hasil konversi akan ditampilkan pada LCD 2x16. Tegangan referensi ADC yang digunakan adalah tegangan fefrensi internal yang besarnya adalah 1.1V.
1.      Tuliskan sintaks di bwah ini, kemudian lakukan kompilasi dengan pload program ke system minimum arduino.

#include<LiquidCeystal.h>
LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);

Void setup() {
           lcd.begin(16,2);
           cd.clear();
           lcd.setCursor(0,0);
           lcd.print(“ADC Example on A0”);
           analogReference(INTERNAL);
}

Void loop() {
unsigned int dataADC = analogRead(A0);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.print(“Value = ”)      
lcd.print(dataADC);
delay(500);
            }
Tugas dan Pertanyaan
1.      Putarlah potensiometer sehingga terjadi perubahan tegangan dari             0 volt sampai 1.5 volt dengan rentan perubahan 0.5 volt. Amati data yang di tampilkan LCD. kemudian isilah table 3.1 !
Tabel 3.1 Perbandingan data hasil perhitungan dan data pada LCD
Tegangan Pada Pin
Data ADC LCD
Perhitungan ADC
Perhitungan Voltage
0
8
0
FALSE
0.25
331
232.5
0.355913978
0.5
516
465
0.55483871
0.75
817
697.5
0.878494624
1
992
930
1.066666667
1.25
1023
1162.5
1.1
1.5
1023
1395
1.1






2.      Jelaskan fungsi tiap baris dari sintaks program pada Percobaan 3.1 !

#include<LiquidCeystal.h>//digunakan untuk mamanggil library LCD

LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7); //konfigurasi pin yan di gunakan untuk LCD

Void setup() {//di sini Cuma sekali eksekusi wakru pertama power on
     lcd.begin(16,2);//inisialisasi jumlh baris dan kolom lcd
     lcd.clear();//mengahapus karacter pada lcd
     lcd.setCursor(0,0);//set posisi cursor pada kolom 0, baris 0
     lcd.print(“ADC Example on A0”);//perintah menampilkan ADC Example on A0 pada lcd
     analogReference(INTERNAL);//refrensi analog input di ambil dari internal mikrokontroller sebesar 1.1v
}

Void loop() {//di sini program diulang-ulang slma power on
unsigned int dataADC = analogRead(A0);
lcd.setCursor(0,1); //set posisi cursor pada kolom 0, baris 1
lcd.print(“Value = ”) ;//perintah menampilkan Value = pada lcd           
lcd.print(dataADC); //perintah menampilkan nilai pada variable dataADCpada lcd
delay(500); /perintah jeda selama setengah detik
     }
3.2 Analog Input dengan Tegangan Referensi VCC
Pada percobaan  kali ini akan dibuat program seperti pada percobaan 3.1. Pada percobaan 3.2 tegangan referensi ADC yang digunakan adalah tegangan VCC pada mikrokontroler.
Prosedur :
1.      Tuliskan sintaks di bwah ini, kemudian lakukan kompilasi dengan pload program ke system minimum arduino.

#include<LiquidCeystal.h>
LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);

Void setup() {
           lcd.begin(16,2);
           cd.clear();
           lcd.setCursor(0,0);
           lcd.print(“ADC Example on A0”);
           analogReference(DEFAULT);
}

Void loop() {
unsigned int dataADC = analogRead(A0);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.print(“Value = ”)      
lcd.print(dataADC);
delay(500);
            }
Tugas dan Pertanyaan
1.      Putarlah potensiometer sehingga terjadi perubahan tegangan dari             0 volt sampai 5 volt dengan rentan perubahan  volt. Amati data yang di tampilkan LCD. kemudian isilah table 3.2!
Table 3.2
Tegangan Pada Pin
Data ADC LCD
Perhitungan ADC
Perhitungan Voltage
0
5
0
0.023264907
1
230
214.9159664
1.070185728
2
443
429.8319328
2.061270772
3
621
644.7478992
2.889501466
4
882
859.6638655
4.103929619
4.5
991
967.1218487
4.611104594


2.      Jelaskan fungsi tiap baris dari sintaks program pada Percobaan 3.1 !

#include<LiquidCeystal.h>//digunakan untuk mamanggil library LCD

LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7); //konfigurasi pin yan di gunakan untuk LCD

Void setup() {//di sini Cuma sekali eksekusi wakru pertama power on
     lcd.begin(16,2);//inisialisasi jumlh baris dan kolom lcd
     lcd.clear();//mengahapus karacter pada lcd
     lcd.setCursor(0,0);//set posisi cursor pada kolom 0, baris 0
     lcd.print(“ADC Example on A0”);//perintah menampilkan ADC Example on A0 pada lcd
     analogReference(DEFAULT);//refrensi analog input di ambil dari VCC mikrokontroller sebesar 4.76v
}

Void loop() {//di sini program diulang-ulang slma power on
unsigned int dataADC = analogRead(A0);
lcd.setCursor(0,1); //set posisi cursor pada kolom 0, baris 1
lcd.print(“Value = ”) ;//perintah menampilkan Value = pada lcd           
lcd.print(dataADC); //perintah menampilkan nilai pada variable dataADCpada lcd
delay(500); /perintah jeda selama setengah detik
     }
3.3   Analog Input dengan Tegangan Referensi Eksternal
Pada percobaan  kali ini akan dibuat program seperti pada Percobaan 3.1 dan Percobaan 3.2.  Tegangan referensi  ADC yang digunakan adalah tegangan referensi eksternal yaitu tegangan pada pin AREF. Pada percobaan kali ini besar tegangan pada pin AREF akan di-set sebasar 4 volt. Sehingga dapat dikatakan bahwa besarnyategangan referensi yang digunakan adalah 4 volt
Prosedur :
Rangkaialah rangkaian pada Gambar 3.1



Simulasi Arduino di Proteus

Minggu, 22 September 2013
Posted by Yohanes MotoVlog
Tag :

       Pada artikel ini akan di jelaskan dasar simulasi proteus di arduino. Hal ini sangat membantu bagi anda yang ingin mencoba arduino tapi masih terkendala karna tidak mempunyai hardwarenya. berikut langkah - langkahnya :

1. Buka Software proteus ISIS 7 Profesional


2. Setelah ISIS sudah ready, klik komponen->add. Pada keyword ketik arduino -> SIMULINO V2.0 b


   3. Ulangi langkah dua dan pilih LED dan RES



   4. Untuk Power dan Ground dapat di ambil dari terminal Mode


  5. Double klik pada komponen resistor untuk merubah nilainya 


  6. Rangkailah Seperti berikut: 


    7. Nah, Skarang kita masuk ke koding arduino. Buka Software arduino anda skarang!

    8. Pilih dan klik File-Examples-Basics-Blink : 


    9. Apabila anda men-Compile tapi tempat directory .hex tidak muncul, maka anda harus melakukan           setting sebagai berikut :


   10. klik run 


  11 Copy directory .hex nya


   12. Setela itu kembali ke proteus, double klik arduino, maka akan muncul cendela sebagai berikut :


13. Paste kan alamat directory .hex dari arduino tadi d program file- ok


14. langka terakir tinggal klik run di proteus dan simulasi akan berjalan


Thank . . . 




.



Cara Instal Driver Arduino Ide

Kamis, 19 September 2013
Posted by Yohanes MotoVlog
Tag :
        Arduino merupakan sebuah board mikrokontroller  yang ditujukan bagi mereka  yang bukan berlatar belakang elektronika  tetapi ingin mencicipi teknologi microchip sebagai kontroler. Hal dasar yang perlu anda lakukan untuk memulai menggunakan arduino adalah instalasi driver. Karna apabila driver tidak diinstal, maka komputer tidak akan mengenal hardware arduino.
Pada saat kita pertama kali menghubungkan arduino ke PC atupun laptop maka akan muncul instalasi new device. Kadang success kadang juga sebaliknya. Berikut adalah langkah langkah   instalasi   driver :

1. Hubungan Ardunino ke computer menggunakan kabel usb, pada praktik skarang saya menggunakan arduino uno.
2.      Pada bagian bawah desktop akan muncup popup installing devive driver software seperti gambar di bawah ini:

3.      Device akan gagal instalasi karena windows tidak menyediakan driver untuk arduino.


4.      Masuk ke device manager
        5.  Klik Device Manager
       6. Cari Unknow device pada other Device
7. Klik kanan kemudian pilih Update Driver Software
8. Pilih Browse my computer for driver software
9. klik browse dan pilih dimana anda meletakan driver arduino
10. klik instal pada windows scurity
11. Jika instalasi seberhasil makan akan muncul seperti ini
12. Perhatikan nama com arduino , karna ini akan di gunakan ketika meng-Upload program arduino
    Sekian terimakasih . . .  .







Voltage Level Detector

Rabu, 18 September 2013
Posted by Yohanes MotoVlog



Dasar Teori :
Voltage level detectorterbagi menjadi beberapa jenis :

A.  Non-Inverting Voltae level detector :
     1. Non-Inverting Positive Level Detector
     2. Non-Inverting Positive Level Detector

B.  Inverting Voltae level detector :
     1. Inverting Positive Level Detector
     2. Inverting Positive Level Detector

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Under Constructions
Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Danger Code -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -